Mungkin karena sudah lebih banyak warga transmigran yang menetap sampai berkeluarga disini sehingga suasana tidak terasa seperti di Tanah Papua. Itu pun saya rasakan ketika melaksanakan shalar ied dimasjid dekat mess. Jamaah yang hadir mayoritas perawakan luar papua atau pun campuran. Hal tersebut semakin mengobati rindu hati untuk lebaran di kampung halaman.
Agenda shalat Ied sudah mulai dilaksankan pukul 07.00 WIT dengan diawali shalat 2 rakaat dan dilanjutkan dengan khotbah. Semua berjalan dengan khidmat, kegiatan pagi itu diakhiri dengan halal - bihalal antar jamaah. Terlihat ramai dan suasana desa sangat kental disini, berdesak - desakan keluar dari pintu keluar menuju kendaraan masing - masing, teriakan saling sapa. Suasana mulai pudar dipukul 08.00 WIT, saya pun kembai ke mess bersama rekan. Dan berikut gambar yang sempat saya ambil saya berada didalam masjid.
![]() |
| Gambar 1. Suasana sebelum shalat Ied dilaksanakan (by Djiwa Tjerita) |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar